14 December 2019

Soal dan Jawaban Elekronika Dasar

Haloo guys, kali ini saya posting tentang jawaban Ujian Akhir untuk Elektronika Dasar di Kampus STIKOM Artha Buana Kupang.
Banyak sih yang bilang soalnya mudah.  Emang bener soalnya mudah TETAPI yang sulit itu jawabannya katanya beberapa yang telah mengerjakan.
Padahal soal ini juga saya buat dengan "ngawur" jadi saya pun juga ngga tahu sebelumnya bahwa soal ini ada jawabannya ato tidak. 
BTW langsung aja ya dari pada garus garuk kepala ngga jelas.


Soal :
      1.     Hitunglah nilai R1 ! Berapakah besar hambatan yang dibutuhkan agar lampu bisa menyala dengan baik ?
 
Gambar 1. Rangkaian seri LED dengan hambatan
Jawaban :
Dari rumus dasar V = I * R, maka di dapat :
R1 = (Vs-Vd)/I
   = (20 – (1.8+3+3+2.4))/0.02
   = (20-10.2)/0.02
   = 9.8/0.02 = 490 Ohm

      2.        Hitunglah Nilai R2, R3, R4 dan R5 ! Berapakah nilai hambatan yang dibutuhkan masing-masing agar LED bisa menyala dengan baik ?
Gambar 2. Rangkaian LED Paralel dengan hambatan

Jawaban :

Bahwa dari Rumus dasar V = I * R, maka dapat diperoleh :
R2 = (Vs-Vd5)/I
=(50-3)/0.02 = 2350 Ohm = 2.35 K Ohm
R3 = (Vs-Vd6)/I
= (50-1.8)/0.02A
= 2410 Ohm = 2.41 K Ohm
R4=(Vs-Vd7)/I
= (50-2.6)/0,02A
=2370 Ohm = 2.37 K Ohm
R5=(Vs-Vd8)/I
= (50-2.4)/0.02A
= 2380 Ohm = 2.38 K Ohm

3.    Terdapat beberapa rangkaian A, B, C, D dan E sebagai berikut :
Gambar 3. Rangkaian LED dengan susunan benar dan yang terbalik
Gambar 4. Rangkaian Transistor dengan lampu 

Lampu-lampu manakah yang menyala dan lampu manakah yang mati ? Jelaskan mengapa menyala dan mati !
Rangkaian A :
Lampu LED D9 dan D10 mati, karena arus ngga bisa mengalir pada LED D9, dimana susunannya terbalik yang mengakibatkan arus dibisa melewatinya
Rangkaian B :
Lampu D11 dan D12 Menyala,karena susunannya sudah searah dengan arah arus, sedangkan D13 tidak menyala karena posisinya terbalik dengan arah arus
Rangkaian C, D dan E menyala semua, karena arus melawati lampu pijarnya yang  menyebabkan lampu menyala.
Untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar 
Gambar 5. Hasil capture rangkaian lampu dengan Livewire





Soal dan Jawaban Alajabar Linear

Assalamu'alaikum
Syalom
Om Swati Astu
Namo Budaya
Salam Kebajikan
Salve
Sodara sodara semua, berikut soal dan jawaban Aljabar Linear UAS Ganjil 2019-2020 STIKOM Artha Buana Kupang.
Kalo masih ada yang pening dengan memegani kening, ayo....tinggalkan keningnya....eh.  tinggalkan sedihnya dan lihat hasil koreksian sodara, siapa tahu ada benernya.

Soal :
1.       Bila diketahui persamaan garis sebagai berikut :
2x – 4y +2 = 0
  x + 3y + 4 = 0
Carilah nilai X dan Y yang merupakan titik potong kedua persamaan garis tersebut !
Jawaban :
2x – 4y +2 = 0
  x + 3y +4 = 0   

2x – 4y =-2
  x + 3y =-4   x2   Eliminasi

2x – 4y =-2
2x + 6y =-8 _
     -10y= 6  
          y= -6/10 = -0.6

Subtitusi  Nilai Y
x + 3y = -4
x + 3*(-6/10) =- 4
x - 18/10 = -4
x = -4 + 18/10
x = (-40/10)-(18/10)
x = -22/10 = -2.2
Jadi titik potong kedua persamaan tersebut terletak pada titik (-2.2 , -0.6)

2.       Diketahui sebuah matrik :

        

Carilah invers matrik tersebut !

Jawaban :
Dengan menggunakan cara penyelesaian Matrik Eselon Baris Tereduksi diperluas,maka  :
       

Jadi Inverse dari matrik
 ==> 


 





Bagaimana ....klo di tweeter entu "bijimane" ya jawabannya ? apakah memuaskan atao malah banyak garuk-garuk kepala ?  santai aja, ini kan mau libur panjang jadi jangan dipikirkan.  Pikirkan saja, baju baru, sepatu baru, pacar baru dan yang baru lainnya.

30 December 2018

Masih Banyak Yang Belum Mengumpulkan Tugas

Bagi adik-adik mahasiswa, mohon sekali lagi di cek, apakah masing-masing yang mendapatkan tugas untuk memperbaiki nilai sudah dimasukkan atau belum ?
Karena di saya masih banyak yang belum masuk.
Bagi yang sudah memasukan tugasnya, pada list nilai saya BLOK warna KUNING.

Ingat PALING LAMBAT tanggal 3 JANUARI 2019

Ayo segera diperiksa

Agama Islam
Gambar 1. Nilai Agama Islam

Teknik Kompilasi

Gambar 2. Nilai Teknik Kompilasi

Elektronika Kelas A
Gambar 3. Nilai Elektronika Kelas A


Elektronika Kelas B

Gambar 4. Nilai Elektrnika Kelas B

Grafika Komputer
Gambar 5. Nilai Grafika Komputer

20 December 2018

Nilai Sementara Semester Ganjil 2018-2019

Assalamu'alaikum.....
Halo guys....para mahasiswaku yang ganteng dan cantik.  Bukan "Ganteng2 tapi cantik lo ya ........"
Kali ini saya akan memberikan informasi berkaitan dengan nilai sementara semester ganjil Tahun Akademik 2018-2019.
Bagi yang nilainya C, maka harus mengerjakan tugas untuk dituliskan di blognya masing-masing sesuai dengan Mata Kuliah yang diambil oleh masing-masing mahasiswa.

Untuk Tugas :

  1. Mata Kuliah   Agama Islam : Buat Artikel tentang Perkembangan Agama Islam di Indonesia khususnya di Indonesia Timur
  2. Mata Kuliah Teknik Kompilasi : Buat Artikel tentang untuk apa teknik kompilasi dipelajari dan berikan contoh2nya
  3. Mata Kuliah Elektronika Dasar : Buat artikel tentang Perkembangan Peralatan Elektronik terbaru
  4. Mata Kuliah Grafika Komputer : Buat Artikel tentang Teknik Animasi mulai jaman dahulu sampai dengan sekarang
Tulisan tersebut saya terima paling lambat pada tanggal 3 Januari 2019

Berikut hasil nilai-nilainya :
Gambar 1. Nilai Agama Islam


Gambar 2. Teknik Kompilasi

Untuk Nilai elektrnika dasar
Gambar 3. Elektronika Kelas A

Untuk eletronika kelas B

Gambar 4. Elektronika Kelas B


Untuk Grafik Komputer
Gambar 5. Grafika Komputer

Jadi begitulah guys.....mohon segera membuat dan mengirimkan artikel tersebut sesuai dengan batas waktu yang telah ditentukan.

Semoga nilainya lulus semua.






17 December 2018

Soal dan Jawaban Elektronika Dasar 2018

Hallooooo guysss.......kali ini saya akan mencoba upload soal dan jawaban dari UAS Elektronika Dasar untuk kelas A dan Kelas B.
Apakah sudah banyak yang merasa bener jawabannya ?   atau masih ngga ngerti dengan soal yang diberikan ? Jangan khawatir, sediakan kopi, gorengan dan di samping ada pacar yang nungguin.....dijamin "tetep aja ngga ngerti".....xiixixixixiix

KELAS A

1. Bila diketahui rangkaian seperti pada gambar 1.
Gambar 1. Rangkaian Bateray – Dioda dan Lampu

Jawaban :

Dari gambar 1.sudah jelas sekali, bahwa VDD adalah bateray sumber daya sebesar 6 Volt. Selanjutnya pada penjelasan disebutkan bahwa VDD = Vab + (I.RL), dimana Vab adalah tegangan yng lewat titik a dan b sebesar 804.4mV, sehingga bisa dihitung :

VDD = Vab + (I.RL),
6 V = 804.4 + (I.RL) atau dengan kata lain : (I.RL) = 6 V – 804.4 mV, sehingga diperoleh tegangan sebesar 5.1956 V

2. Dari gambar 2.  Manakah yang menyala dan manakah yang mati lampu LED nya ? Jelaskan mengapa !

Gambar 2. Rangkaian Transistor dan LED yang disambung dengan Bateray

Gambar 3. Ilustrasi rangkaian dg Livewire
Dari gambar di atas, tampak bahwa lampu pada skema A dan skema B menyala, karena transistor PNP Q1 dan Q2 mendapatkan masukan (input) arus pada kaki BASE nya dari bateray kutub positif.  Sehingga mengakibatkan arus yang dari emitor ke kolektor bisa disambung dengan saklar BASE tersebut.

Sedangkan skema C, lampu LED mati, karena BASE transistor PNP Q3 tidak mendapatkan input dari kutub positif bateray, sehingga arus tidak bisa dilewatkan dari emitor ke kolektor.  (Artinya BASE kosong à tidak ada isinya)


3. Pada gambar 4, terdapat rangkaian LED yang tersambung dengan battery.  Gambarkan arah arusnya mengalir dari mana kemana sesuai dengan huruf-huruf yang sudah disediakan !

Gambar 4. Rangkaian LED yang tersambung dengan Bateray
Jawaban :
Gambar 5
Gambar 5 sebelah kiri menjelaskan bahwa arah arus dimulai dari bateray - A - B - bercabang 2 ke arah C dan E, kemudian bertemu kembali di titik D - F.

Sedangkan untuk gambar 5 sebelah kanan menjelaskan bahwa arah arus dimulai dari bateray menuju ke titik A - B - LED D3 - C - D. Dari titik B arus tidak bisa ke C karena arah LED yang terbalik, sehingga tidak ada arus yang mengalir dari B ke C lewat LED D4.

Dari gambar 5 skema kiri dapat dijelaskan bahwa Lampu LED D1 dan D2 menyala, karena mendapatkan arus positif dari bateray.

Sedangkan pada skema yang kanan, lampu LED D3 menyala karena mendapatkan arus kutup positif yang searah dengan lampu diode LED. Sedangkan LED D4 tidak menyala, karena lampu LED D4 tidak mendapatkan arus dari kutuf positif, sehingga lampu mati

KELAS B


1. Bila diketahui rangkaian seperti pada gambar 6, manakah yang menyala dan manakah yang mati lampu LED nya pada gambar A ataukah pada gambar B ?   Jelaskan alasannya !



Gambar 6. Mana yang menyala dan mana yg mati ?
Gambar 6 menjelaskan rangkaian yang disusun atas bateray 9 Volt dengan DIODA LED.  Kita tahu bahwa LED tidak  menyala apabila terpasang terbalik kutubnya.  Yaitu Kutub Anoda dihubungkan dengan kutup positif batteray dan katode dihubungkan dengan kutup negatif batarey.

Gambar 7.
Pada rangkaian gambar 7. Skema yang menyala adalah skema gambar A. Itu terjadi karena arus dari bateray keluar melalui kutub positif dan diteruskan ke DIODA yang searah dengan posisi yang benar, dimana arus akan mengalir dari kutub Anoda (Positif) ke Katoda (Negatif). Posisi DIODA tersebut yang mengakibatkan skema pada gambar B tidak menyala, karena susunan DIODA nya terbalik, dimana arus tidak akan bisa masuk lewat katoda. 

Jadi hati-hati memasang DIODA dan lampu LED.

2. Bila diketahui rangkaian seperti pada gambar 8. Rangkaian manakah diantara A, B, C dan D tersebut yang manyala dan manakah yang mati ?  Jelaskan alasannya  !


Gambar 8. Rangkaian dengan Transistor.  Manakah yang menyala ?
Perlu dijelaskan bahwa pada transistor PNP bisa berfungsi bila pada BASE mendapatkan arus
Gambar 9
masuk, sedangkan pada transistor NPN bisa berfungsi bila pada BASE bisa meneruskan (mengeluarkan) arus ke kutub negative.

Pada gambar 9 terdapat 4 skema, lampu yang menyala adalah : Skema A, Skema C

Skema A lampu menyala, karena transistor Q1 (PNP), mendapatkan aliran arus masuk dari kutub positif bateray sehingga akan diteruskan oleh BASE yang mengakibatkan lampu mendapatkan aliran arusnya.

Skema C lampu menyala, karena Arus dari Transistor Q3 (NPN) akan diteruskan lewat base ke kutub negative, yang mengakibatkan lampu BL3 mendapatkan aliran arus sehingga lampu menyala.
Skema yang mati adalah : Skema B, Skema D

Skema B lampu mati, karena BASE pada transistor Q2 (PNP) haruslah mendapat arus masuk, karena di BASE tidak ada arus masuk dari kutub positif, maka lampu akan mati

Skema D lampu mati, karena pada transistor Q4 (NPN), maka pada BASE akan dialirkan keluar arus, sedangkan pada rangkaian ini, justru BASE mendapatkan aliran masuk. Sehingga menyebabkan kolektor tidak bisa mengalirkan arus. 


Begitulah jadinya guyss........kalau ada yang masih pusing silahkan datang ke saya untuk mendiuskusikannya.  Syukur syukur bawa gorengan.....xxixixixi