15 April 2014

Animasi Logo

Gambar 1. Animasi
Adik-adik, bapak-bapak dan ibu-ibu yang berbahagia.  Kali ini disajikan semuah logo animasi yang dibuat dengan menggunakan aplikasi Photoshop.
Saat ini yang digunakan adalah photoshop CS3.

Ini pelajaran ini adalah, bahwa ternyata membuat animasi bisa dilakukan dengan menggunakan Photoshop.  Bayangan kita selama ini, animasi dibuat kebanyakan menggunakan Aplikasi Flash.

Eh..........ternyata................

Sedikit bocoran caranya adalah :


  1. Buatlah logo dengan gambar dan tulisan.
  2. setelah jadi, cari di Menu Bar, tulisan Windows.
  3. Pada bagian sub menunya pilih Animation, maka pada bagian bawa dari jendala kerja akan muncul jendala baru, yaitu jendela Animation (Frames)
    Gambar 2. Pilihan Menu Bar Windows - Animation
  4. Pada Jendela Animation (Frames), kita harus menggandakan gambar kita (ingat --> animasi adalah tampilan gambar yang berbeda yang dimunculkan berurutan). dengan memilih Duplicates Selected Item seperti terlihat pada gambar 3.
  5. Kemudian lakukan seleksi pada frame yang baru dan pilih layer yang akan diubah warnanya. Lakukan perubahan warna pada overlay di bagian Layers seperti tampak pada gambar 4. (lingkaran merah)
    Gambar 4. Overlay
  6.   Lakukan demikian seterusnya untuk semua frames yang telah diduplikasi.
    Gambar 3. Duplicates Selected Frames
  7. Setelah selesai semuanya seperti yang diharapkan (bisa juga pada bagian layer yang lain diberi warna overlay atau bentuk yang berbeda untuk menambah variasi animasi)
  8. Simpan dulu gambar photoshopnya dengan format .psd (untuk jaga2)
  9. Simpan kedalam bentuk .gif dengan cara :
  10. Pada menu File, pilih Save for Web & Devices.........seperti tampak pada gambar 5.
  11. Apabila telah disimpan, maka akan bisa dijalankan file .gif tersebut di browser web atau di apalikasi lainnya yang bisa menjalankan Gif.
  12. Gambar 5. Menyimpan menjadi file Gif
  13. Untuk lebih sempurna dianjurkan untuk memperbaikinya dengan menggunakan aplikasi Flash.
  14. Hasilnya bisa dilihat pada gambar 1.
Selamat mencoba, kalo ngga bisa bisa konsultasi, tapi jangan lupa bawa :
  1. 1 ekor ayam putih mulus
  2. 1 renteng kopi
  3. 1 tas gorengan.

xixixiixiixi......
goodluck.

01 April 2014

Materi 4 - Teori Bahasa dan Automata

REGULAR EXPRESSION


Gambar 1. Ilustrasi Finite Automata
Bapak ibu saudara blogger dan netter yang berbahagia,  Finite State Automata adalah pintu masuk untuk mengenal bahasa-bahasa yang digunakan dalam komputer.
Karena hanya merupakan pintu masuk, maka tidaklah cukup hanya belajar dan berhenti dari materi tersebut saja.
Regular Expression adalah konsep untuk menyederhanakan bahasa yang luas menjadi bahasa yang umum, sehingga mudah untuk implementasi kedalam program.

Asal Gagasan Ekspresi Reguler

Permulaaan gagasan ekspresi reguler dikemukakan pada tahun 1940 oleh Warren McCulloch dan Walter Pitts.
Bidang keahlian mereka adalah neuro-physiologist. Mereka mengembangkan model sederhana mengenai sistem syaraf pada level neuron.
Ekspresi reguler menjadi nyata secara formal ketika matematikawan Stephen Kleene mendeskripsikan model-model yang ditemukan McCulloch dan Pitts ini secara formal dalam 1 aljabar yang disebut himpunan reguler.
Stephe Kleene mengemukakan notasi sederhana untuk mengekspresikan himpunan reguler ini disebut ekspresi reguler.
Pada tahun 1950 dan 1960-an, ekspresi reguler memperoleh perhatian para matematikawan. Pada tahun 1968, Ken Thompson menggunakan ekspresi reguler untuk persoalan komputasi, ditulis dalam makalah berjudul "Reguler Expression Search Algorithm" yang mendeskripsikan kompilator ekspresi reguler sehingga menghasilkan kode objek untuk komputer 8094.
Gambar 2. Contoh Regex
  • Sebuah bahasa dinyatakan Regular jika terdapat Otomata Hingga yang dapat menerimanya
  • Ekspresi regular memungkinkan mendefinisikan bahasa-bahasa.
  • Ekspresi Regular memberikan suatu pola untuk untai/string dari suatu bahasa. Untai yang menyusun suatu bahasa regular akan cocok dengan pola bahasa itu.
  • Banyak masalah pada perancangan software yang bisa disederhanakan dengan melakukan pengubahan notasi ekspresi regular ke dalam implementasi komputer dari Otomata Hingga yang bersangkutan. Seperti : Pencarian string pada suatu file (ada pada text editor).
  • Contoh penerapan lain adalah pembatasan data masukan yang diperkenankan, misalnya suatu field input hanya menerima input bilangan 0..9 seperti gambar 2.
Gambar tersebut menerima input antara 0 sampai 9, sedangkan ekspresi regularnya dinyatakan sebagai berikut : (digit) (digit)*digit = 0..9

Untuk lebih jelasnya materi berkaitan dengan Regular Expression tersebut dapat didownload pada link berikut :

Regular Expression --> Presentasi 1
Regular Expression Suplemen --> Presentasi 2

Demikian untuk menjadikan maklum.


18 March 2014

Materi 5 - Fisika Listrik dan Magnet

Halo mahasiswa STIKOM Artha Buana yang saya hormati.

Gambar 1. Iwak Peyek
Kuliah itu kadang-kadang membuat merasa bosan (kalo ngga ada motivasi. Misalnya pacar ngga kuliah karena ngga ada ongkos transportasi..........).  Untuk itu diperlukan inovasi suasana kuliah misalnya : diantara presentasi materi diselingi menyanyi (walau dengan suara serak-serak cempreng........ixixiixiiix), atau dengan bergoyang dulu dengan "Pokoke Joget" atau bang jali.  Sehingga suasana akan nampak berbeda dan tidak membosankan.

BTW.....ini materi Fisika Listrik Magnet ya.......
ehhhhh.........ya ya ya betul ini kuliah Fisika Listrik dan Magnet.  Ini lo link

Gambar. Kalo punya anak kayak gini sudah saya cetak ulang
untuk materi kuliah Fisika Listrik Magnet untuk minggu ini.
Silahkan di download pada link di bawah :

Materi 5 - Hukum Kirchoff 

BTW...lanjutkan idenya....
dan terima kasih.

Ekivalensi DFA dan NFA

Gambar 1. FSA
Seperti pada materi sebelumnya, pernah dijelaskan bahwa NFA ada fungsi yang bahasa yang lebih komplek akan tetapi mempunyai beberapa cara penyelesaian.
Hal ini sangat berat untuk bisa menyelesaikan pekerjaan dengan komputer yang harus jelas solusinya (deterministic). Sehingga semua bahasa yang akan digunakan dalam komputer haruslah dibuat menjadi lebih spesifik sederhana dan jelas.
Untuk itu perlu dijelaskan bagaimana caranya untuk menyelesaikan Bahasa NFA (Non Deterministic Finite State Automata) menjadi bahasa yang DFA (Deterministic Finite State Automata).

Belajar itu penting buat persiapan masa akan datang.
Jadi kalau saja ada banyak "Pekerjaan Rumah" dari dosen, mohon dimengerti, bahwa itu merupakan cara dosen agar semua mahasiswanya pinter, cerdas dan berwawasan luas.   (kadang ada yg menggerutu, "PR lagi PR lagi...........). 
Bahkan kalau kita ikuti dalam status masing-masing via FB, aneh-aneh saja komentarnya.  Misalnya "muku kerja PR sampek punggung bengkok", "Dosen ngga tau diri, ngasih PR ngga ukur-ukur", "uang abis gara-gara PR" atau masih banyak lagi keluhan via FB tersebut. Tapi percayalah bahwa itu semua hanya kendaraan untuk menjadi lebih baik.
Optimislah.................

Untuk itulah saya serta link untuk membahasa hal tersebut yang saya rangkum dalam file presentasi.

File tersebut bisa didownload pada link berikut :

Ekivalensi NFA dan DFA - Presentasi
Ekivalensi NFA dan DFA - PDF

Demikian mudah-mudahan bermanfaat.  Biar cepat, bakar tulisan terus abu taruh digelas, isi air terus minum, pasti ngga haus. kikikikikikki


10 March 2014

Materi 4 - Fisika Listrik dan Magnet

KAPASITOR

Halo para mahasiswa/i STIKOM Artha Buana Kupang yang lagi asyik baca blog ini dan mudah-mudahan tetap setia di sini.
Berikut saya sertakan link dari materi ke 4 Fisika Listrik dan Magnet sebagai bahan kuliah dalam bentuk presentasi.  Alangkah baiknya bila saudara/i semua men-donwload materi ini, agar pada saat kuliah, saudara tidak perlu mencatat sekaligus tinggal menambahkan apa yang kurang saja.

Materi 4 - Fisika Listrik dan Magnet - 4Shared
Materi 4 - Fisika Listrik dan Magnet - Slideshare

Materi ini akan membahas soal Kapasitor / Kondensator.

Kapasistor adalah suatu alat yang berfungsi untuk :
  1. Menyimpan arus listrik dalam bentuk muatan
  2. Penyaring frekuensi
Gambar 1. Bermacam-macam Kapasitor
Gambar 2. Varco dan Varactor
Sebuah kapasitor pada dasarnya terbuat dari dua buah lempengan logam yang saling sejajar satu sama lain dan diantara kedua logam tersebut terdapat bahan isolator yang sering disebut dielektrik.

Bahan dielektrik tersebut dapat mempengaruhi nilai dari kapasitansi kapasitor tersebut. adapun bahan dielektrik yang paling sering dipakai adalah keramik, kertas, udara, metal film dan lain-lain.
Kapasitor sering juga disebut sebagai kondensator. Kapasitor memiliki berbagai macam bentuk dan ukuran, tergantung dari kapasitas, tegangan kerja, dan lain sebagainya

Kapasitor dibagi menjadi 2 bagian yaitu :
  1. Kapasitor Polar adalah kapasitor yang kedua kutubnya mempunyai polaritas positif dan negatif, biasanya kapasitor Polar bahan dielektriknya terbuat dari elektrolit dan biasanya kapasitor ini mempnyai nilai kapasitansi yang besar dibandingkan dengan
    Gambar 3. Kapasitor dielektrik 1
    kapasitor yang menggunakan bahan dielektrik kertas atau mika atau keramik. 
  2. Gambar 4. Kapasitor Dielektrik 2
  3. Kapasitor Non Polar adalah kapasitor yang yang pada kutubnya tidak mempunyai polaritas artinya
    Gambar 5. Kapasitor Dielektrik 3
    pada kutup kutupnya dapat dipakai secara berbalik. biasanya kapasitor ini mempunyai nilai kapasitansi yang kecil dan bahan dielektriknya terbuat dari keramik, mika dll. 
Nilai Kapasitansi Kapasitor
  1. Kapasitor Tetap, seperti penjelasan di atas
  2. Kapasitor Variabel, adalah kapasitor yang nilainya bisa diubah-ubah sesuai dengan keinginan. Seperti terilhat pada gambar 2.
Biasanya kapasitor ini digunakan sebagai tuning pada sebuah radio. Ada 2 macam kapasitor variable yaitu :

  1. Varco (variable Capacitor) dengan inti udara dan 
  2. Varaktor (dioda varactor). 
Pada dasarnya varaktor adalah sebuah Dioda tetapi dipasang terbalik, dioda varaktor dapat mengubah kapasitansi dengan memberikan tegangan reverse kepada ujung anoda dan katodanya. 
Biasanya varaktor digunakan sebagai tuning pada radio digital dengan fasilitas auto search

Penjelasan lebih terperinci terdapat di dalam materi presentasi.

Demikian dan terima kasih.

Regard's